simulasi pelayanan pembelian tiket di stasiun balapan
<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>
FITTING DISTRIBUSI
Fitting distribusi merupakan cara untuk menguji jenis distribusi untuk waktu kedatangan dan lamanya pelayanan sehingga kita bisa membuat simulasi untuk meniru system nyata dari suatu system.Untuk menguji distribusi kedatangan pembeli dan lamanya pelayanan kita bisa menggunakan toll Input analyzer di software arena.
Untuk waktu antar kedatangan dalam waktu Normal hasil yang didapat yaitu berdistribusi Weibull dengan expression -0.001+WEIB (110, 1.12) dan ketika dalam kondisi sibuk waktu antar kedatangannya setelah diuji mempunyai distribusi Weibull dengan ekspression -0.001 + WEIB(26, 0.707).

Sedangakan waktu pelayanan ketika kondisi normal setelah diuji dengan input analyzer menhasilkan distribusi beta dengan ekspression 26.5 + 56 * BETA(1.16, 1.47) dan ketika waktu sibuk distribusinya normal dengan ekspression NORM(32.9, 9).
Pembuatan Simulasi
Simulasi bertujuan untuk meniru system nyata. Simulasi dibuat dengan bantuan Arena 5.0,urutan pembuatan simulasi dimulai dengan membuat logika model kemudian membuat animasi berdasar system nyatanya.
1. Pembuatan Model Logic
Pembuatan logika model pertama-tama kita geser “create” dari basic process di arena5.0 yang mewakili untuk kedatangan pembeli. Kemudian setting untuk entity yang mewakili kedatangan pembeli yaitu pilih “man” dan masukkan distribusi untuk kedatangan pembeli.
Untuk meniru system pilihan yaitu ketika pembeli datang dan memilih loket mana yang dia tuju kita menggunakan ‘decide” pada basic process.setting di basic process kita gunakan 2-way by condition dan atur loket1.WIP <= loket 2.WIP artinya jika loket 1 antrian lebih sedikit atau sama dengan antrian loket 2 maka pembeli akan memilih untuk masuk loket 1 dan ketika loket 1 antriannya lebih banyak disbanding loket 2 maka pembeli akan memilih loket 2. Antrian diwakili dengan “process”,karena kita ada dua loket jadi kita buat dua “process” untuk mewakili dua loket yang melayani pembelian tiket. Setelah itu kita buat untuk “dispose”,artinya pembeli telah selesai dilayani dan menuju ke ruang tunggu untuk menungggu kereta.
2. Pembuatan animasi
Pembuatan animasi bertujuan untuk menggambarkan bagaimana system nyata berjalan. Dalam pembuatan animasi kita berusaha menggambarkan kondisi lingkunga yaitu layout ruangan dan gerakan dari pembeli. Untuk tampilan animasinya seperti pada gambar di bawah ini:

Gambar di atas menjelaskan ketika pembeli mulai datang kemudian menuju loket untuk membeli tiket,setelah selesai dilayani pembeli akan menuju ke ruang tunggu untuk menunggu kereta datang.
Untuk mengetahui berapa jumlah yang datang , dalam pelayanan dan jumlah pembeli yang telah selesai dilayani dan menuju ke ruang tunggu kita bisa gunakan “variable dialog” yang ada di toolbar.
3. Running simulasi
Setelah klita membuat logika model dan animasi dengan Arena 5.0 tahap selanjutnya adalah menjalankan simulasi yang telah kita buat. Kita buat dua running simulasi yaitu untuk kondisi normal dan kondisi pelayanan yang sibuk.
Tampilan ketika running simulasi bisa dilihat seperti pada gambar di bawah ini:
>> Kondisi pelayanan normal

>> Kondisi pelayanan sibuk






Setiap manusia terlahir dibekali berbagai macam kemampuan yang sangat luar biasa. Berbagai macam keahlian didapat setelah kita telah (baca pernah) melakukannya sebelumnya. Jika kita pernah melakukan sesuatu yang penah kita lakukan maka kita akan merasa mudah untuk melakukannya lagi untuk hal yang sama dikemudian hari. Nah, yang jadi permasalan di sini adalah ketika kuta akan memulai melakukan sesuatu yang itu belum penah kita lakukan sebelumnya dan yang akan kitalakukan itu termasuk hal yng besar tiba-tiba seecara tidak sadar kebanyakan dari pikiran kita mengatakan , ” Apakah aku bisa melakukannya?? , apakah aku mampu?? “. Pikiran-pikiran itu selalu datang saat kita menghadapi kondisi seperti yang di jelaskan di atas.
















